Sindirian Hesti Purwadinata Menjadi Sorotan di Tengah Klarifikasi Roby Tremonti Terkait Aurelie: Sebuah Konfirmasi?

Nama aktor Roby Tremonti kini tengah ramai diperbincangkan publik menyusul dugaan ancaman yang ditujukan kepada presenter Hesti Purwadinata. Permasalahan ini muncul berbarengan dengan viralnya pembahasan mengenai buku “Broken Strings” karya Aurelie Moeremans, yang berisi pengalaman pahit masa remajanya. Sebelumnya, Hesti Purwadinata memang telah menunjukkan dukungan penuhnya kepada Aurelie Moeremans terkait peluncuran buku tersebut.

Pada buku “Broken Strings”, Aurelie mengisahkan pengalaman pahitnya menjadi korban *child grooming* sejak berusia 15 tahun oleh seorang pria yang ia sebut dengan nama samaran Bobby. Seiring dengan menyebarnya kisah dalam buku tersebut, banyak warganet lantas mengaitkan sosok Bobby dengan aktor Roby Tremonti.

Kondisi ini kemudian menjadikan Roby sasaran utama perhatian sekaligus kritik dari khalayak ramai. Tidak berdiam diri, aktor yang lahir pada 30 Oktober 1980 tersebut akhirnya memberikan pernyataan.

Roby Tremonti secara lugas membantah tuduhan telah melakukan ancaman terhadap Hesti Purwadinata. Ia membenarkan sempat mengirimkan pesan kepada Edo Borne, suami Hesti, namun menekankan bahwa pesan itu sama sekali bukan berupa ancaman. Menariknya, di satu sisi Aurelie sendiri tidak pernah secara terang-terangan mengungkapkan identitas Bobby, namun Roby justru memberikan klarifikasi panjang lebar mengenai hubungannya terdahulu dengan Aurelie.

Di tengah upaya klarifikasi yang disampaikan oleh Roby, Hesti Purwadinata secara tak terduga mengunggah sebuah pernyataan singkat nan tajam melalui akun Threads pribadinya, @hestipurwadinata. Unggahan tersebut segera menarik atensi luas dari masyarakat. Meskipun tidak ada nama yang disebutkan secara eksplisit, mayoritas warganet berasumsi bahwa pernyataan tersebut dialamatkan kepada Roby Tremonti.

“Ketika klarifikasi jadi konfirmasi,” demikian ucap Hesti, seperti dikutip oleh Tribunnews pada hari Rabu, 14 Januari 2026.

Sebelumnya, Hesti juga telah menegaskan dukungannya terhadap Aurelie Moeremans. Melalui unggahan terpisah, Hesti mengungkapkan pesan yang sarat empati untuk aktris tersebut.

“I’ll support you no matter what, just be happy and enjoy being loved by so many people. Aku akan mendukungmu apapun yang terjadi, jadilah bahagia dan nikmati dicintai banyak orang,” tulis Hesti. Ia mengakhiri pesannya dengan untaian kata yang hangat. “Sehat-sehat ya bumil sayang.”

**Roby Tremonti Menjelaskan Isi Pesannya Bukan Bentuk Ancaman untuk Hesti Purwadinata**

Di sisi lain, Roby Tremonti sendiri mengakui telah mengirimkan pesan langsung baik kepada Hesti maupun kepada suami presenter tersebut, Edo Borne. Namun demikian, menurutnya, isi pesan yang disampaikan itu hanya berupa imbauan, bukan ancaman untuk Hesti.

“Menurut saya itu bukan ancaman, saya hanya berusaha mengimbau,” demikian ujar Roby saat membela diri.

Roby juga dengan tegas menyatakan bahwa dirinya, sosok yang kini banyak disangkutpautkan dengan karakter Bobby dalam buku memoar Aurelie berjudul “Broken Strings”, sama sekali tidak memiliki niatan untuk mengancam Hesti Purwadinata.

“Intinya, tidak ada sedikitpun niat dari saya untuk mengancam,” tegasnya kembali.

Roby hanya menyampaikan keinginannya untuk berbicara langsung dengan pemilik nama lengkap Raden Hesti Puspitasari Purwadinata. Ia juga mengingatkan agar Hesti, yang dikenal sebagai salah satu pengisi acara “Lapor Pak!”, tidak ikut campur dalam permasalahan yang melibatkan dirinya.

Apalagi saat ini, Roby Tremonti, Aurelie Moeremans, dan Hesti Purwadinata telah menjalani kehidupan mereka masing-masing.

“Saya cuma ingin kita bisa ngobrol, supaya saling mengerti, jangan sampai terlibat dalam hal seperti ini,” ujarnya. “Masing-masing sudah punya kehidupan sendiri, Aurelie dengan suaminya, Hesti dengan Edo. Tapi kembali lagi, itu keputusannya kalau mau ikut terlibat,” jelas Roby.

**Aurelie Moeremans Membeberkan Adanya Ancaman**

Setelah buku memoar “Broken Strings” menjadi viral, Aurelie menerima banyak dukungan dari sahabat serta rekan sesama artis. Akan tetapi, saat ini istri Tyler Bigenho tersebut memilih untuk tidak lagi membagikan ulang dukungan-dukungan tersebut melalui media sosial.

Keputusan tersebut diambil bukan tanpa alasan, melainkan sebagai upaya perlindungan agar pihak-pihak yang mendukungnya tidak turut menjadi target teror. Sejak bukunya menjadi perbincangan, Aurelie mengakui mulai mendapatkan ancaman dari individu tidak bertanggung jawab yang merasa tersinggung dengan konten memoar tersebut.

Aurelie lantas menceritakan pengalamannya ketika ia sempat membagikan ulang dukungan dari Hesti Purwadinata. Bukannya mereda, ancaman justru terus berlanjut dan bahkan menyasar Hesti beserta suaminya, Edo Borne, hingga ke pesan WhatsApp pribadi.

“Alasan mengapa saya tidak lagi membagikan ulang *story* dukungan, bahkan dari teman sendiri atau rekan artis, itu sederhana namun penting,” tulis Aurelie melalui unggahan di Channel Instagram pribadinya, @aurelie.

“Saya pernah membagikan ulang *story* Teh Hesti. Setelah itu, hingga saat ini, Teh Hesti dan suaminya masih terus mendapatkan ancaman. Mulai dari pesan langsung (DM), hingga ke WhatsApp,” tambahnya.

Aurelie, yang kini berdomisili di Amerika, mengakui bahwa meskipun ancaman-ancaman tersebut tidak dihiraukan, dampaknya tetap terasa mengganggu.

“Tentu saja tidak digubris. Namun, tetap saja hal itu mengganggu. Dan saya merasa tidak nyaman,” ungkapnya.

Aktris berusia 32 tahun ini menegaskan bahwa ia sanggup menerima risiko jika ancaman tersebut hanya dialamatkan kepada dirinya. Namun, kondisi menjadi lain ketika orang lain turut merasakan dampaknya.

“Jika saya yang diancam, saya bisa menerimanya. Tapi jika sampai orang lain ikut terkena hanya karena mendukung saya, itu sangat berat,” tulis Aurelie.

Oleh karena alasan tersebutlah, Aurelie memilih untuk tidak lagi membagikan ulang bentuk dukungan apa pun.

“Jadi jika saya tidak membagikan ulang, itu bukan berarti saya tidak menghargai. Justru sebaliknya,” tegasnya.

Menurut Aurelie Moeremans, tindakan tersebut justru merupakan cara efektif untuk menjaga keamanan lingkaran terdekatnya.

“Dengan saya tidak membagikan ulang, pihak tersebut tidak mengetahui siapa saja yang mendukung saya. Dan teman-teman saya bisa tetap aman dari ancaman yang tidak jelas,” ujarnya.

Menutup seluruh pernyataannya, Aurelie memastikan bahwa ia tetap merasakan dukungan dari publik.

“Doa dan dukungan kalian sampai kok. Diam-diam, tapi terasa,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *