**Disorot Usai Video Menari di Klub Malam Beredar, Insanul Fahmi Siapkan Langkah Hukum: Somasi Jadi Prioritas**

Pengusaha sekaligus selebgram terkemuka, Insanul Fahmi, memutuskan untuk menempuh jalur serius menyusul tersebarnya rekaman video di platform media sosial yang mencatut namanya. Perhatian publik sontak tertuju pada Insanul ketika cuplikan video yang menampilkan seorang laki-laki, yang banyak disangka sebagai dirinya, asyik berjoget di sebuah klab malam, menyebar dan memantik berbagai dugaan.

Klip video itu awalnya ramai diperbincangkan di aplikasi TikTok, segera menarik minat dan fokus dari para pengguna internet. Dari unggahan akun TikTok bernama @sangmentari17, tampak jelas seorang laki-laki mengenakan pakaian santai di tengah keramaian sebuah lokasi hiburan malam. Pria dalam rekaman itu terlihat menikmati suasana dengan menari bersama sejumlah pengunjung lainnya. Cuplikan video tersebut lalu disebarluaskan kembali oleh banyak akun lain, memicu ribuan komentar serta berbagai interpretasi dari khalayak ramai.

Menanggapi isu yang semakin meruncing, Tommy Tri Yunanto, selaku penasihat hukum Insanul Fahmi, buka suara mengenai strategi hukum yang sedang disiapkan kliennya untuk menindak mereka yang menyebarluaskan video tersebut disertai narasi yang tidak benar. “Menurut saya, hal ini memang harus kami pertegas,” ucap Tommy, sebagaimana dikutip oleh Tribunnews dari kanal YouTube Intens Investigasi pada hari Senin, 9 Februari 2026.

Tommy menerangkan bahwa kliennya, Insanul, kini tengah berkonsentrasi mengumpulkan berbagai alat bukti yang akan menjadi fondasi untuk proses hukum selanjutnya. “Insanul saat ini tengah menghimpun bukti-bukti guna mempersiapkan upaya hukum yang akan diambil kelak,” imbuhnya. Sebagai langkah permulaan, pihak mereka sedang mempertimbangkan untuk mengajukan surat teguran hukum atau somasi kepada individu atau entitas yang terlibat. “Caranya, kami mungkin akan melayangkan somasi terlebih dahulu. Siapa yang mengunggahnya? Kami ingin mengetahui latar belakangnya terlebih dahulu,” terang Tommy.

Ia menyatakan bahwa beberapa bukti awal sudah berhasil dikumpulkan dan kini berada dalam pegangan tim kuasa hukum. “Kami sudah memiliki beberapa (bukti), ya, beberapa telah kami kumpulkan; Insanul baru saja menyerahkan bukti-buktinya kepada saya,” papar Tommy. Lebih lanjut, Tommy mengemukakan bahwa bukti-bukti yang terkumpul juga telah melewati tahap pemeriksaan atau verifikasi. Di masa mendatang, jika ditemukan adanya indikasi tindak pidana, pihaknya berencana untuk menjalin koordinasi dengan aparat penegak hukum. “Dan kami juga sudah melakukan verifikasi. Nanti kami akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian jika memang ada unsur yang masuk ke ranah pidana,” ungkapnya.

Namun, seandainya unsur pidana belum dapat dipenuhi, opsi somasi tetap menjadi pilihan utama untuk memulai proses. “Jika tidak (ada unsur pidana), kami akan melayangkan somasi terlebih dahulu. Sebab, ini sudah mulai sedikit mengganggu,” tutur Tommy. Ia berpendapat bahwa narasi yang beredar di masyarakat telah mengarah pada penyebaran berita yang tidak sesuai fakta. “Ini sangat mengganggu, pemberitaan-pemberitaan yang menyesatkan ini sudah jelas-jelas tidak benar,” tegasnya. Ketika ditanya mengenai waktu pasti langkah hukum akan diambil, Tommy menyatakan bahwa masih akan ada pertemuan lanjutan dengan Insanul Fahmi. “Kami besok masih akan bertemu kembali dengan Insanul,” tutupnya.

**Penjelasan Mengenai Video Menari di Tempat Hiburan Malam**

Tommy secara tegas menyatakan bahwa informasi yang telah tersebar luas tidak mencerminkan kenyataan yang sesungguhnya. “Mengenai video yang viral dan dikaitkan dengan ‘dugem’ itu, saya sudah memberitahukannya kepada Insanul, dan Insanul sendiri juga sudah menyaksikannya,” ungkap Tommy. Ia menambahkan bahwa Insanul justru merasa terkejut ketika menyadari rekaman lama tersebut kembali muncul dan menyebar. “Insanul memang kaget, sebab video itu adalah rekaman perayaan ulang tahun yang sudah terjadi tiga tahun silam,” sambungnya.

Berdasarkan penuturan Tommy, klip tersebut adalah rekaman lama yang diambil pada momen perayaan hari jadi, sama sekali bukan kegiatan ‘dugem’ seperti yang banyak dituduhkan. “Jadi, itu memang video yang sudah lama. Itu direkam saat ulang tahun, dan tidak ada aktivitas dugem sama sekali dalam acara ulang tahun tersebut,” paparnya. Ia juga menjelaskan bahwa aksi menari yang terlihat dalam video merupakan sesuatu yang lazim terjadi dalam sebuah pesta perayaan ulang tahun. “Wajar saja jika ada orang menari-nari saat acara ulang tahun, bukan begitu?” ucapnya.

Penjelasan tersebut, menurut Tommy, merupakan konfirmasi langsung dari Insanul Fahmi. “Itu yang disampaikan oleh Insanul. Jadi, saya rasa tidak benar jika ada yang menyebut itu dugem dan sebagainya,” katanya. Tommy turut menegaskan bahwa acara yang terekam dalam video tersebut adalah perayaan ulang tahun seorang teman Insanul. “Itu adalah perayaan ulang tahun temannya,” ujarnya. Ia kemudian menyatakan rasa prihatinnya atas kemunculan kembali video lawas tersebut yang kemudian disebarluaskan dengan narasi yang dinilainya menyesatkan. “Itu hanyalah kabar yang menyesatkan dan bertujuan untuk mengarahkan opini publik,” tutup Tommy.

**Profil Insanul Fahmi**

Mengutip informasi dari PosKupang, Insanul Fahmi dikenal sebagai seorang pengusaha muda yang telah merintis berbagai macam lini usaha. Beliau adalah alumnus strata satu Ilmu Komputer dari Universitas Indonesia, sebuah latar belakang pendidikan yang menjadi pondasi utamanya dalam menggeluti beragam bisnis berbasis teknologi. Dengan bekal keahliannya sebagai seorang insinyur, Insan berhasil meniti karir di ranah digital, pemrograman, sampai ke industri startup.

Menurut pengakuannya, semangat kewirausahaan telah bersemi dalam dirinya sejak ia masih duduk di bangku sekolah dasar. Inspirasi tersebut datang dari pengalaman kedua orang tuanya yang gigih berjuang untuk mandiri di tengah situasi ekonomi keluarga yang kurang menguntungkan. Momen tersebut menumbuhkan tekad dalam dirinya untuk menjadi individu yang “berhasil” sekaligus berdaya dalam membantu mereka yang berpotensi namun kurang beruntung.

Pada usia ke-25, ia mengutarakan bahwa dirinya telah memiliki empat entitas perusahaan dengan pertumbuhan bisnis yang sangat progresif, khususnya di sektor digital dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Berdasarkan data dari profil LinkedIn dengan nama pengguna insanul-fahmi, di bawah ini adalah beberapa jabatan penting yang pernah dan masih diembannya:
* Chief Business Officer – PT Exfortless Teknologi Ekspor Indonesia (2022–sekarang)
* Business Owner – Kopikuni (2020–sekarang)
* Co-Founder – Macaroni Feast (2021–sekarang)
* Chief Business Officer – Ohayou Indonesia (2021–sekarang)
* Chief Executive Officer – PT Karya Kuni Indonesia (2020–sekarang)

Di samping itu, Insan juga tercatat mengelola beberapa unit bisnis mandiri, antara lain:
* Kopikuni, sebuah ruang kerja bersama (co-working space) sekaligus kedai kopi dengan kampanye #temanproduktif
* Susi Catering, bisnis katering yang beroperasi di Medan
* Kuni Technology, perusahaan yang berfokus pada transformasi digital
* Kalimantan Prima Persada, sebuah unit usaha yang bergerak di bidang pertambangan

**Latar Belakang Personal**

Insanul Fahmi melangsungkan pernikahan dengan kreator konten Wardatina Mawa pada tanggal 27 Januari 2019. Dari ikatan perkawinan ini, keduanya diberkahi seorang buah hati. Hubungan rumah tangga mereka yang telah berjalan mendekati tujuh tahun ini, sebelumnya terlihat sangat serasi di berbagai platform media sosial, sampai akhirnya muncul dugaan mengenai perselingkuhan pada tahun 2025.

Wardatina pada akhirnya mengajukan laporan terkait dugaan perselingkuhan serta perbuatan perzinaan yang melibatkan Insan dengan seorang sosok publik berinisial IR, yang sempat dikaitkan dengan nama Inara Rusli. Laporan yang disampaikan itu juga dilengkapi dengan bukti berupa rekaman dari kamera pengawas (CCTV). Berdasarkan penuturan Wardatina, Insan diindikasikan telah mengakui adanya relasi terlarang tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *