Wardatina Mawa kembali mencuri perhatian publik setelah diumumkan sebagai Brand Ambassador terbaru untuk Bening’s Clinic, klinik kecantikan milik dokter ternama dr. Oky Pratama. Penunjukan ini sontak menjadi perbincangan lantaran Mawa tetap mempertahankan cadarnya, meski kini memegang peran sebagai wajah promosi brand tersebut.
Dalam unggahan resmi di akun Instagram @dr.okypratamaa, dr. Oky menegaskan bahwa pemilihan Mawa bukan hanya strategi kolaborasi, tetapi juga bentuk pembuktian bahwa perempuan bercadar tetap bisa berkarya, tampil profesional, dan menghasilkan rezeki tanpa harus menanggalkan prinsip hidup mereka.
“Dengan bangga mempersembahkan Wardatina Mawa sebagai Brand Ambassador Bening’s Clinic. Kita buktikan bahwa perempuan bercadar tetap bisa berkarier dan mencari rezeki dengan terhormat,” tulis dr. Oky dalam unggahan yang langsung dibanjiri komentar.
Sebuah video yang dibagikan bersamaan memperlihatkan momen penandatanganan kontrak kerja sama antara Mawa dan pihak klinik, menandai dimulainya kolaborasi mereka secara resmi. Dalam video itu, Mawa tampak anggun dan percaya diri mengenakan cadarnya, sementara dr. Oky menyebut bahwa kecantikan Mawa tetap terpancar meskipun wajahnya tertutup kain.
“Bismillahirrahmanirrahim, resmi! Mawa kini Brand Ambassador Bening’s,” ucap dr. Oky.
Tak hanya sekadar menjadi ikon brand, Mawa dijadwalkan tampil dalam siaran LIVE pertamanya bersama Bening’s Clinic pada 5 Desember 2025 pukul 10.00 WIB. Hal yang paling mengejutkan, Mawa diberi keleluasaan penuh menentukan harga produk selama siaran berlangsung—bahkan boleh dimulai dari angka Rp1.000 saja.
Kebijakan ini membuat banyak warganet membandingkan keberanian dr. Oky dengan situasi yang menimpa Inara Rusli beberapa tahun lalu. Ketika itu, setelah bercerai dari Virgoun, Inara memutuskan melepas cadarnya untuk kembali bekerja di dunia entertainment dan akhirnya menjadi BA klinik dr. Richard Lee.
Kini, keputusan dr. Oky mengizinkan Mawa tetap bercadar dianggap sebagai tamparan keras bagi narasi bahwa cadar bisa menghambat karier perempuan.
Bagian komentar di Instagram pun langsung ramai dipenuhi sindiran dan dukungan:
“Wkwk malu banget yang dulu buka cadar cuma biar jadi BA, padahal ownernya aja nggak maksa,” tulis akun @zai***.
“Keliatan kok, tetap bisa jadi BA tanpa buka cadar. Gampang kalau memang berkualitas,” komentar @fad***.
“Meski tertutup cadar, inner beauty-nya kerasa banget. Cantik dari hati,” tambah @the***.
Penunjukan Mawa sebagai BA Bening’s Clinic kini menjadi bukti nyata bahwa industri kecantikan mulai membuka ruang yang lebih luas bagi perempuan dengan pilihan hidup dan nilai religius yang kuat. Kolaborasi ini diprediksi akan menjadi salah satu yang paling dibicarakan di dunia beauty dan media sosial.